Nov 04, 2026
World

WASHINGTON — Trump Ancam Tidak Buka Kembali Kennedy Center

Ketegangan antara mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pengelola institusi budaya nasional kembali memuncak di Washington D.C. Trump secara ter

WASHINGTON — Trump Ancam Tidak Buka Kembali Kennedy Center

Ketegangan antara mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pengelola institusi budaya nasional kembali memuncak di Washington D.C. Trump secara terbuka mengancam tidak akan membuka kembali kompleks seni pertunjukan prestisius, The John F. Kennedy Center for the Performing Arts, setelah dewan pengawas menolak upaya penggantian nama gedung demi menyematkan namanya.

Perseteruan ini mencuat hanya beberapa jam setelah dewan pengurus Kennedy Center melakukan pemungutan suara resmi pada Selasa waktu setempat untuk menutup sebagian besar fasilitas demi perbaikan keselamatan. Langkah penutupan tersebut diambil tak lama setelah pengadilan kembali menolak gugatan hukum yang menuntut agar nama Donald Trump diabadikan pada kompleks budaya bersejarah tersebut.

Kronologi Sengketa Penamaan dan Penutupan Kompleks

Eskalasi perselisihan mengenai operasional dan identitas pusat kesenian nasional ini berkembang melalui serangkaian peristiwa penting:

  1. Putusan Pengadilan Federal: Hakim pengadilan setempat menolak gugatan kubu pendukung Trump yang berupaya menyematkan nama sang mantan presiden pada bangunan utama kompleks seni pertunjukan tersebut.
  2. Keputusan Dewan Pengurus: Menanggapi kondisi fisik bangunan dan putusan hukum, dewan pengawas Kennedy Center menggelar rapat pleno dan menyetujui penutupan mayoritas area pertunjukan untuk proyek perbaikan keselamatan infrastruktur.
  3. Pernyataan Keras Trump: Donald Trump merespons keputusan tersebut dengan menegaskan bahwa pembukaan kembali serta kelanjutan revitalisasi gedung tidak akan berjalan tanpa pengakuan atas kontribusinya.

Anggaran Renovasi Senilai 257 Juta Dolar AS Jadi Taruhan

Pusat perselisihan ini berpusat pada rencana renovasi besar-besaran bernilai fantastis. Trump secara gamblang menyatakan bahwa kelanjutan alokasi dana dan realisasi proyek pemugaran senilai $257 juta (sekitar Rp4 triliun) sangat bergantung pada pengakuan publik atas perannya dalam mendukung proyek tersebut.

"Rencana renovasi bernilai 257 juta dolar AS tersebut sepenuhnya bergantung pada pengakuan atas peran kami dalam proyek ini," ujar Trump dalam pernyataan resminya.

Kubu pengelola Kennedy Center menegaskan bahwa perbaikan keselamatan bangunan merupakan prioritas utama yang mendesak demi menjamin keselamatan para seniman, staf, dan pengunjung. Mereka berpandangan bahwa institusi kebudayaan nasional yang didirikan untuk mengenang Presiden John F. Kennedy ini harus tetap beroperasi berdasarkan mandat undang-undang dan nilai historisnya, bebas dari tekanan politik maupun komersialisasi identitas.

Dampak Langsung terhadap Ekosistem Seni dan Budaya

Keputusan penutupan dan ancaman pemblokiran dana ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan komunitas seni Amerika Serikat. Sejumlah dampak krusial yang diprediksi akan terjadi antara lain:

  • Pembatalan Pementasan: Puluhan jadwal konser musik orkestra, teater Broadway, opera, dan pertunjukan tari nasional terancam dibatalkan atau dialihkan ke lokasi lain.
  • Nasib Ribuan Pekerja Seni: Staf teknis, kru panggung, musisi residen, serta tenaga administratif menghadapi ketidakpastian kerja selama masa penutupan gedung.
  • Ketidakpastian Finansial: Penundaan revitalisasi berpotensi membengkakkan biaya perawatan gedung tua yang terletak di tepi Sungai Potomac tersebut.

Hingga kini, publik dan komunitas seni menunggu langkah hukum lanjutan serta kepastian apakah sengketa politik ini akan mengorbankan salah satu kiblat seni pertunjukan paling bergengsi di dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User

Recommended Posts

Popular Tags

Voting Poll